Pengertian Dan Karakteristik Ekonomi Islam

"Amala yu'amilu mu'amalatan"

(عمل يـُعامِل مُعَامَلَة)

Posted by Ismail Ali Mukharom on April 20, 2025

Ekonomi dalam Islam merupakan bagian dari mu'amalah yang secara bahasa berasal dari kata "amala yu'amilu mu'amalatan"(عمل يـُعامِل مُعَامَلَة) yang artinya saling berbuat, saling berusaha, dan saling beramal Sedangkan secara istilah, ada beberapa definisi yang diberikan oleh para ulama. Di antaranya menurut Quraish Shihab, muamalah adalah interaks antar manusia yang di dalamnya termasuk Aktivitas ekonomi (Quraish Shihab, 2003: 408).

Sedangkan menurut al-Dimyati, muamalah adalah Aktivitas untuk menghasilkan duniawi menyebabkan keberhasilan ukhrawi (al-Dimyati, tt: 2). Berbeda lagi pengertian muamalah menurut Idris Ahmad yang dikutip oleh Hendi Suhendi, bahwa muamalah apabila dihubungkan dengan fiqh, mempunyai pengertian aturan-aturan Allan yang mengatur hubungan manusia dengan manusia dalam usahanya untuk mendapatkan alat-alat keperluan jasmaninya dengan cara yang paling baik (Hendi Suhendi, 1997: 2).

Dari pengertian di atas, dapat diketahui bahwa muamalah dalam Islam adalah aturan-aturan (hukum) Allah SWT. yang ditujukan untuk mengatur kehidupan manusia dalam urusan keduniaan atau urusan yang berkaitan dengan duniawi dan sosial kemasyarakatan. Hal in menunjukkan tidak adanya pemisahan antara amal dunia dan amal akhirat, sebab sekecil apapun Aktivitas manusia di dunia harus didasarkan pada ketetapan Allah SWT agar selamat di akherat.

...

Sedangkan kaitannya dengan ekonomi Islam, ada beberapa pendapat yang memberikan definisi, di antaranya

  1. M. Umer Chapra. Ekonomi Islam adalah sebuah pengetahuan yang membantu upaya realisasi kebahagiaan manusia melalui alokasi dan distribusi sumber daya yang terbatas yang berada dalam koridor ajaran Islam.
  2. M. Akram Kan. Ilmu ekonomi Islam adalah ilmu yang mengkaji tentang bebahagiaan hidup manusia yang dicapai dengan mengorganisasikan sumber daya alam atas dasar bekerja sama dan partisipasi.
  3. Muhammad Abdul Manan. Ilmu ekonomi Islam adalah ilmu pengetahuan social yang mempelajari masalah-masalah ekonomi masyarakat yang diilhami oleh nilai-nilai Islam.

Dari beberapa pendapat dapat di definisikan bahwa sistem ekonomi Islam adalah suatu sistem ekonomi yang didasarkan pada ajaran dan lai-nilai Islam dalam rangka untuk mencapai kebahagiaan hidup, baik di dunia maupun di akhirat. Sumber dari keseluruhan nilai tersebut adalah al-Quran, al-Sunah, Ijma' dan Qiyas. Nilai-nilai sistem ekonomi ini merupakan bagian integral dari keseluruhan ajaran Islam yang komprehensif dan telah dinyatakan Allah sebagai ajaran yang sempurna (QS. Al-Ma'idah: 3). Berkaitan dengan hal itu, ekonomi Islam memiliki karakteristik yang tentunya berbeda dengan karakteristik ekonomi pada umumnya. Di antara karakteristik ekonomi Islam adalah sebagaimana yang dipaparkan oleh Mustafa Edwin Nasution (2006)yang merujuk pada al-Mausu'ah al-Ilmiyah wa al-Amaliyah al-Islamiyah sebagai berikut.

  1. Harta pada hakikatnya adalah kepunyaan Allah dan Manusia hanyalah khalifah
  2. Ekonomi terikat dengan aqidah, syari'ah dan akhlak
  3. Keseimbangan antara kerohanian dan kebendaan
  4. Keseimbangan antara kepentingan individu dan kepentingan umum
  5. Kebebasan individu dijamin dalam Islam

Penasaran apa penjelasan dari karakteristik unik ekonomi Islam yang membedakannya dari sistem ekonomi lainnya? Yuk, lanjut baca artikel berikut yang mengupas tuntas prinsip-prinsip penting dari al-Mausu'ah al-Ilmiyah wa al-Amaliyah al-Islamiyah.